Pontianak. Pelaksanaan latihan
setingkat Batalyon Tim Pertempuran (YTP) memerlukan serangkaian persiapan yang
matang dan terencana karena melibatkan beberapa satuan yang mendukung latihan
tersebut. Setelah selesai melaksanakan Latihan Posko I sebagai langkah awal
pelaksanaan Latihan Taktis YTP R 641/Bru, para pelaku latihan telah
melaksanakan perpindahan dari home base Yonif R 641/Bru di Singkawang menuju
pelabuhan Dwi Kora, Pontianak sebagai langkah persiapan perjalanan lintas laut
menuju Pusat Latihan Tempur Kodiklatad. Sabtu (21/8/2021).
Nampak di dermaga pelabuhan
Dwi Kora hari ini para pelaku latihan melakukan proses loading kendaraan tempur
dan kendaraan taktis yang akan digunakan dalam latihan ke dalam KRI Teluk
Banten dan KRI Teluk Bintuni milik TNI AL yang akan membawa personel dan
material tersebut ke Pelabuhan Panjang, Sumatera Selatan. Selain itu juga
terlihat beberapa prajurit menempatkan diri di lapangan dermaga sebagai
persiapan upacara pemberangkatan yang akan dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tpr,
Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, S.I.P. pada tanggal 22 Agustus 2021.
Latihan Taktis YTP R 641/Bru
diprogramkan dalam kalender latihan TNI AD sebagai upaya untuk melatihkan dan
meningkatkan kemampuan mekanisme hubungan komandan dan staf serta komando
pengendalian operasi dalam pertempuran. Selain itu juga latihan yang melibatkan
beberapa satpur, satbanpur dan satbanmin dari Kodam XII/Tpr ini akan melatihkan
kerja sama antar kecabangan dalam pelaksanaan operasi serangan.
Komandan Batalyon Infanteri R
641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono selaku Dansat Latihan YTP menyampaikan
bahwa suatu kehormatan bagi satuannya dapat ditunjuk oleh pimpinan TNI AD
sebagai induk pasukan yang akan berlatih selama kurang lebih tiga minggu di
Puslatpur Kodiklatad, Baturaja. “Selain Yonif R 641/Bru terdapat pula beberapa
satuan Kodam XII/Tpr yang tergabung dalam latihan ini di antaranya Yonkav
12/BC, Yonarmed 16/Kmp, Yonzipur 6/SD dan beberapa Balak Kodam XII/Tpr”,
ungkapnya.
(Penerangan Kodiklatad)
Posting Komentar